Tuesday , January 19 2021
Breaking News
Home / Ekonomi Bisnis / Hunian Berkonsep TOD Jadi Pilihan Investor di Masa Pandemi

Hunian Berkonsep TOD Jadi Pilihan Investor di Masa Pandemi

Bekasi, YukUpdate – Direktur Utama PT Adhi Commuter Properti (ACP), Rizkan Firman mengatakan, pihaknya optimistis permintaan pasar masih tinggi terhadap konsep hunian yang terintegrasi transportasi atau transit oriented development (TOD).

“Pandemi Covid-19 itu bersifat temporer, sedangkan kebutuhan hunian senantiasa meningkat karena jumlah penduduk semakin bertambah. Selain itu, megaproyek MRT dan LRT yang segera selesai ini diprediksi mendongkrak prospek pada pengembangan properti berkonsep TOD, yang mengedepankan kemudahan akses transportasi Jabodetabek,” ujar Rizkan Kamis (9/7/2020).

Menurut Rizkan, berinvestasi properti saat pandemi menjadi prospek yang nilainya tidak akan turun, justru meningkat secara signifikan.

“Berinvestasi di properti setidaknya akan meraup keuntungan antara 15 persen hingga 20 persen per tahun. Kemudian, pemilik properti dapat menyewakan kepada pihak lain, sehingga dapat menghasilkan keuntungan bulanan atau tahunan,” tandas Rizkan.

Direktur Pemasaran ACP, Indra Syahruzza menambahkan, prospek hunian berkonsep TOD di tahun 2020 sangat bagus. Alasannya, transportasi massal semakin berkembang, seperti MRT, LRT dan kereta cepat. “Sehingga, masyarakat semakin sadar terhadap kelebihan-kelebihan hunian yang dekat atau bahkan terintegrasi langsung dengan transportasi massal seperti produk hunian dari LRT City,” kata Indra.

Adapun salah satu hunian berkonsep TOD yang dikembangkan ACP di kawasan Bekasi Timur, LRT City Bekasi – Eastern Green, mengusung konsep Your Smart Move Smart Acces dan Smart Facility.

Project Director Eastern Green Apartemen, Setya Aji Pramana mengatakan, makna Your Smart Move merujuk pada LRT City Bekasi – Eastern Green merupakan pilihan cerdas yang harus dimiliki oleh konsumen.

“Sementara, Smart Access merupakan wujud kemudahan akses yang sangat strategis seperti 0 KM dari Stasiun LRT Jatimulya, Exit Tol Bekasi Timur, Green Walk Mall, BRT Transjabodebek, dan RS Awal Bros (Primaya Hospital),” terang Setya Aji.

Selain itu, sambung Setya Aji, Smart Facility adalah fasilitas yang mempermudah penghuni dalam beraktivitas dengan penggunaan smart home, dimana penghuni dapat mengontrol peralatan elektronik dengan handphone yang terkoneksi internet. Terdapat pula access card yang dapat digunakan untuk kartu parkir, lift, unit apartemen dan mal ke apartemen.

“Di masa pandemi Covid-19 ini, LRT City Bekasi – Eastern Green memastikan bahwa konsumen loyal dan calon konsumen kami merasa #StaySafeatLRTCity dengan konsep healthy & hygienist, safety dan convenience. Kami juga melakukan protokol kesehatan seperti wajib mengenakan masker, pengukuran suhu tubuh, penyemprotan disinfekitan secara rutin, menyediakan hand sanitizer dan pencuci tangan sejak masuk ke kawasan,” sebutnya.

Saat ini, sambung Setya Aji, LRT City Bekasi – Eastern Green memiliki dua tower, yakni Tower Primrose dan Tower Clove. Adapun total unit Tower Primrose sebanyak 634 unit dengan beragam tipe, seperti Premiere (studio), Executive (1BR) dan Suite (2BR). Untuk Tower Primrose telah diserahterimakan pada bulan Juli 2020.

“Di tengah pandemi saat ini, LRT City Bekasi – Eastern Green memiliki strategi dalam meningkatkan penjualan secara digital seperti menggunakan iklan digital, memperlihatkan show unit kami melalui 3D Show agar mudah diakses oleh konsumen loyal dan calon konsumen,” pungkas Setya Aji.

Sumber : BeritaSatu.com

loading...
https://thebalidestiny.com/car

Check Also

5 Aplikasi yang Bisa Ngasih Cuan dari Rumah

Jakarta, YukUpdate – Di rumah saja karena pandemi Corona malah membuat kita kurang produktif dan otomatis penghasilan pun jadi makin seret. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Eitss ga bole copas lho !!